Sunday, July 8, 2007

Bandung & Bisnis

Setiap kali berkunjung ke bandung,
ada keinginan untuk memperlebar sayap dan membuktikan diri sebagai bagian rahmatan lilalamin, terutama ketika berkunjung ke DT bandung, suasana lingkungan yang religius, mampu membuat hati ini terenyuh, seolah-olah ketinggalan kereta dan tetap berada di gerbong yang paling belakang dalam bingkai mujahadah (kesungguhan) dalam beribadah kepada Allah, Al-Haq Azza wa Jalla.

Ya Allah,
jangan sampai karena kesibukan dengan urusan 'bisnis' dunia,
bisnis akhirat menjadi terlupakan.

Mimpi tahun ini, bisa buka toko di bandung terutama di sekitar DT, saya suka sekali dengan suasana Islaminya, subhanallah-Aamiin. Meski pengunjung menurun drastis, saya yakin ini tidak selamanya, hanya 'bahasa' emosi yang akan hilang seiring dengan waktu.

Ada beberapa tantangan, ketika keinginan untuk melebarkan sayap sampai ke 'Paris van java' ini :
1. SDM -> [KIS], kontak saja pentolan santri DT, minta mereka bantu cari SDM-nya. Dari parameter kejujuran dan keramahan, insya Allah mantab.
2. Bisnis ? -> [KIS], ATM (Amati Tiru Modifikasi), semua yang ada di jakarta, lihat pasar, gunakan intuisi dan minta pendapat dari orang yang terpercaya dan bukan 'dukun' yang asal bunyi.
3. Kontrol -> [KIS], perhatikan pembukuan dan stock barang, 1bulan 1x liburan ke bandung.

Semudah ini ?
KIS (Keep It Simple), & Miracle happen.

No comments: